Senin, 23 Desember 2013


1). DESA BAGEK PAPAN
1. Dusun Tongtong Suit
2. Dusun Bampak
3. Dusun Bagik Papan
4. Dusun Benyer Daya
5. Dusun Benyer Lauk
6. Dusun Dasan Tapen Daya
7. Dusun Dasan Tapen Lauk
2). DESA TANAK GADANG
1. Dusun Temanjor
2. Dusun Temanjor Timur
3. Dusun Tegaron
3). DESA APITAIK
1. Dusun Bagek Kedok Daya
2. Dusun Bagek Kedok Lauk
3. Dusun Gubuk Motong
4. Dusun Gubuk Pande
5. Dusun Gubuk Lekok
6. Dusun Gubuk Pernek
7. Dusun Dasan Bagek lauk
8. Dusun Dasan Bagek Daya
4). DESA TEKO
1. Dusun Dasan Teko Daya
2. Dusun Dasan Teko Lauk
3. Dusun Pedangeran
4. Dusun Bagek anjar
5). DESA KERUMUT
1. Dusun Dasan Benteng
2. Dusun Dasan Kerumut
3. Dusun Toron
4. Dusun Dasan Lendang
5. Dusun Gubuk Daya
6). DESA ANGGARAKSA
1. Dusun Mudung Barat
2. Dusun Mudung Timur
3. Dusun Aik Dalem
4. Dusun Sangkar Sukun
7). DESA POHGADING
1. Dusun Gubuk Daya
2. Dusun Gubuk Timuk
3. Dusun Gubuk Tengak
4. Dusun Gubuk Lauk
5. Dusun Dusun Gugur
Gedung
‘8). DESA POHGADING TIMUR
1. Dusun Bagek Gaet
2. Dusun Bagek Lawang
3. Dusun Gegurun
4. Dusun Sukamulia
5. Dusun Dedalpak
9). DESA BATUYANG
1. Dusun Bagek Longgek
2. Dusun Batuyang Daya
3. Dusun Batuyang lauk
4. Dusun Batuyang Tengak
5. Dusun Rumbuk
6. Dusun Bagek Atas
7. Dusun Senang
10). DESA PRINGGABAYA
1. Dusun Otak Desa
2. Dusun Karang Kapitan
3. Dusun Seimbang
4. Dusun Embur
5. Dusun Belawong
6. Dusun Jejangka
7. Dusun Puncang Sari
8. Dusun Lendang
9. Dusun Ketapang
10. Dusun Semaya
11). DESA PRINGGABAYA UTARA
1. Dusun Tinggir
2. Dusun Cemporonan
3. Dusun campung Banjar

Senin, 09 Desember 2013




sejarah boxer

Sang Guru Tarung Derajat dilahirkan di Garut 18 Juli 1951 dari pasangan Bapak dan Ibu H.Adang Latif dan Hj.Mintarsih dalam suasana sedang terjadi pertempuran melawan Gerombolan pemberontak yang dikenal dengan sebutan kelompok Darul Islam. Berkat kebesaran dan kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa dapat selamat dari peristiwa itu dan saat itulah Sang Guru lahir dalam keadaan sehat. Peristiwa tersebut mengilhami kedua orang tua Sang Guru memberikan nama DARAJAT (DRADJAT / DERAJAT), yang berarti Berkat yaitu suatu Rahmat karunia Tuhan Yang Maha Esa yang membawa atau mendatangkan kebaikan pada kehidupan manusia.
AA Boxer dibesarkan dalam lingkungan yang “keras seringkali membuat Aa mengalami berbagai tindak kekerasan, perkelahian demi perkelahian harus ia lalui walau lebih sering kalah dari pada menangnya, dengan segala keuletan yang didasari oleh Akhlak dan Agama, dirinya mampu mengatasi berbagai rintangan hidup setahap demi setahap secara pasti, hingga pada usia 13 tahun tindak kekerasan dan penganiayaan yang dilakukan oleh sekelompok pemuda remaja yang tidak bermoral nyaris merenggut jiwanya.
Kejadian serupa terjadi dialami AA BOXER pada saat belajar latihan beladiri secara resmi sebagai anggota suatu perkumpulan beladiri, dalam peristiwa tersebut dirinya dipaksa untuk berkelahi menggunakan teknik yang berlaku di beladiri itu sendiri melawan anggota senior yang bertubuh jauh lebih besar, dengan demikian AA BOXER yang baru belajar dasar teknik perkelahian tidak mampu berbuat banyak selain bertahan diri, disaksikan anggota senior lain, pelatih dan guru besarnya. AA BOXER dengan teknik yang terbatas tadi seluruh badannya penuh dengan luka memar, namun demikian tidak ada rasa iba dari penyaksi termasuk guru besarnya untuk bertindak, menghentikan dan menyelamatkan perkelahian.
Dari perkelahian ke perkelahian itulah AA BOXER secara alami dirinya tertempa dan terlatih untuk menjawab tantangan hidup yang keras.
Bersamaan dengan itulah proses penciptaan gerak dan jurus dibentuk dan diuji dari perkelahian. Proses ini disempurnakan melalui suatu penempaan diri, baik secara fisik maupun mental dengan cara yang tersendiri dan mandiri dan didasari gerak reflek yang alamiah.
Semua ini sebenarnya dimiliki semua manusia sebagai fitrah dan bisa dikembangkan secara mandiri, inilah yang mendasari lahirnya sebuah prinsip hidup Tarung Derajat “Jadikanlah Dirimu oleh Diri Sendiri.”

AA BOXER juga menularkan kemampuan beladirinya pada rekan-rekan dekat dan masyarakat lain yang membutuhkannya, yang sebagian besar memintanya untuk menjadi “Guru.” Akhirnya, pada tanggal 18 juli 1972 diikrarkan pendirian Perguruan Tarung Derajat yang menjadi tanda utama resminya kelahiran Ilmu Olah Raga Seni Ilmu Pembelaan Diri karya cipta Achmad Dradjat.
Gelar “SANG GURU” menjadi sebuah panggilan kehormatan dan penghargaan sekaligus sebagai Saripati Jati Dirinya dari apa yang diperjuangkannya dalam menciptakan ILmu Olah Raga Seni Pembelaan Diri TARUNG DERAJA